Artikel ini bertujuan untuk menganalisa kemukjizatan Al-Qur’an dalam segi pengulangan kata atauyang kemudian disebut sebagai i’jaz al-raqmi atau i’jaz ‘adadi pada angka 7, 19, dan 11.Kemukjizatan jenis ini menjadi pelengkap seiring berkembangnya disiplin tema ‘ulum Al-Quran.Temuan mereka terhadap kemukjizatan ini sekaligus melengkapi temuan yang sudah ada sepertikemukjizatan ‘ilmi, al-gaibi, dan al-tasyr?’i. Kemukjizatan Al-Qur’an dalam perspektif angkatergolong baru dan masih belum mempunyai metodologi baku, meski upaya ini sudah dilakukan olehbeberapa tokoh sebelumnya. Riset ini menggunakan metode analisis kritis terhadap karya yangmenulis tentang i’jaz ‘adadi, seperti As-Saqafi dan Khalifah Marwan, Rasad Khalifah, Abdul RazaqNaufal, Abd. Daim al-Kahil dan lain-lain. Riset ini berkesimpulan bahwa dalam prespektif i’j?z‘adadi, angka-angka yang menjadi fokus riset ini memiliki diksi yang serasi ditinjau dari konteksayat secara mush}afi, hanya saja untuk telaah lebih jauh masih perlu dikembangkan untuk menjadisempurna lagi sehingga berdiri sebuah metodologi baru dalam memahami kandungan isi Al-Qur’an.
Copyrights © 2021