Jalan merupakan sarana transportasi darat yang digunakan pengguna jalan sebagai jalur perpindahan dari suatu tempat ke tempat tujuan dan juga memegang peranan sangat penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Untuk itu diperlukan penambahan kapasitas jalan raya yang memenuhi unsur keselamatan pengguna jalan dan tidak mengganggu ekosistem di sekitarnya. Namun pada saat ini banyak ditemui jalan yang mengalami kerusakan seperti jalan Subarang Taram, Kabupaten Limapuluh kota. Pada titik tertentu,jalan ini mengalami kondisi sangat memprihatinkan. Kondisi jalan ini yang mengalami kerusakan berupa jalan yang berlobang, retak buaya, tambalan, pelepasan butiran, retak pinggir sehingga mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Pengambilan judul ini bertujuan untuk menghitung tebal perkerasan lentur (Flexible Pavement) dengan menggunakan metode Bina Marga 2017 dan metode Analisa Komponen 1987. Perhitungan untuk mengetahui ketebalan perkerasan jalan ini menggunakan dua metode, yaitu metode bina marga 2017 dan metode analisa komponen 1987. Perhitungan untuk perkerasan jalan ini diawali dengan menghitung data tanah, menghitung lalu lintas kendaraan, dan menghitung tebal perkerasan untuk masing-masing metode. Untuk metode bina marga 2017 didapat lapisan AC WC 40 mm, AC BC 60 mm, AC Base 0 mm, LPA Kelas A 400 mm. Metode analisa komponen 1987 didapat laston 75 mm, batu pecah kelas A 200 mm, dan sirtu kelas A 110 mm.Kata Kunci : Jalan, Perkerasan Lentur, Lalu Linta, Metode Bina Marga 2017, Metode Analisa Komponen 1987.
Copyrights © 2022