Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi
Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi

STATUS HARA LAHAN SAWAH DAN REKOMENDASI PEMUPUKAN PADI SAWAH PASANG SURUT DI KECAMATAN RANTAU RASAU KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR JAMBI

Saidi, Busyra Buyung (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Dec 2017

Abstract

Kementerian Pertanian mentargetkan produksi padi Nasional 70,6 juta ton dan surplus beras 10 juta ton tahun 2015. Untuk itu maka diperlukan inovasi teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas dan produksi padi khususnya. Peningkatan produktivitas sangat ditentukan oleh penggunaan varietas unggul dan penggunaan pupuk anorganik terutama N, P dan K. Upaya peningkatan produktivitas padi dengan menggunakan varietas unggul dengan potensi hasil tinggi serta respon terhadap pemupukan mengakibatkan meningkatnya takaran pupuk N, P dan K. Pengkajian bertujuan untuk menentukan rekomendasi pemupukan padi sawah berdasarkan status hara tanah pada lahan pasang surut di Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Pengkajian berlangsung dari bulan Januari sampai Desember 2012. Dari hasil pengkajian disimpulkan bahwa dari 2.246,36 ha lahan sawah di kecamatan Rantau Rasau terdapat 1.323,56 ha (58,92%) berstatus hara P rendah, 446,50 ha (19,88%) berstatus P sedang, dan 476,30 ha (21,20%) P tinggi. Sedangkan status hara K tanah seluas 441,75 ha (19,67 %) rendah, 726,10 ha (32,32%) sedang, dan 1.078,51 ha (48,01 %) tinggi. Berdasarkan status hara P dan K lahan sawah maka kebutuhan pupuk untuk satu musim tanam yaitu SP 36 sebanyak 189,66 ton (tanpa penambahan 5 ton/ha jerami maupun tidak) dan 84,33 ton (pemupukan P dengan penambahan pupuk kandang 2 t/ha), maka terjadi penghematan pupuk SP-36 sebanyak 105 ton per musim. Kebutuhan pupuk KCl dengan rekomendasi pemupukan K akan menghemat pupuk sebanyak 5,99 ton/musim. Pemupukan K (dengan pupuk kandang 2 ton/ha) dapat mengurangi pemakaian pupuk KCl sebanyak 50,92 ton/musim. Sedangkan pemupukan K (dengan pengembalian jerami ke lahan sawah) dapat menghemat pupuk sebanyak 118,31 ton/musim. Implikasi kebijakan dari hasil pengkajian ini sebagai pedoman untuk pendistribusian atau penyaluran pupuk ditingkat kecamatan maupun kelompok tani.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JIITUJ

Publisher

Subject

Education Engineering Industrial & Manufacturing Engineering

Description

JIITUJ publish the result of research on applied science and education (Research of applied science and education) such as: the research result on applied science and education such as curriculum development and learning, character education, technology and instructional innovation, and learning ...