JURNAL TERUNA BHAKTI
Vol 5, No 1: Agustus 2022

Kerukunan di Ruang Publik Digital dalam Bingkai Iman Kristen: Upaya Mereduksi Politik Identitas

Ita Lintarwati (Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia)
Yonatan Alex Arifianto (Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Indonesia)
Simon Simon (Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Sep 2022

Abstract

Christianity which is synonymous with love can be provoked communication conflicts in the digital space that lead to wider conflicts. The attitude and values of identity politics are fertile in this country. Therefore, the description of harmony within the framework of the Christian faith becomes the guideline and basis for believers to reduce identity politics. Using descriptive qualitative research methods with a literature study approach, it can be concluded that harmony within the framework of Christian faith in the digital public space: an effort to reduce identity politics is the responsibility of believers where believers understand the importance of the impact of identity politics and the disintegration of the Nation that occurs. Furthermore, believers can also practice the values and attitudes of nature and the value of Harmony as part of the attitude of faith and actions that are actualized in every sphere of life. Of course, in the digital public space where this space becomes an arena for identity conflicts. Finally, believers have an important role to continue to be a blessing as light bearers in the digital world.  AbstrakKekristenan yang identik dengan kasih dapat terpancing dalam konflik komunikasi di ruang digital yang mengarah pada konflik yang lebih luas. Hal itu adanya sikap dan nilai politik identitas yang subur di negara ini. Oleh sebab itu deskrisif kerukunan dalam bingkai iman Kristen menjadi pedoman dan dasar bagi orang percaya untuk mereduksi politik identitas. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskritif dengan pendekatan studi pustaka maka dapat disimpulkan bahwa kerukunan dalam bingkai iman Kristen dalam ruang publik digital: upaya mereduksi politik identitas sebagai tanggung jawab orang percaya dimana orang percaya memahami pentingnya dampak politik identitas dan disintegrasi Bangsa yang terjadi. Selanjutnya orang percaya juga dapat mengamalkan nilai dan sikap dari hakikat dan nilai Kerukunan sebagai bagian sikap imana dan perbuatan yang diaktualisasikan di setiap ranah kehidupan. Tentunya dalam ruang publik digital dimana ruang ini menjadi ajang konflik identitas. Terakhir orang percaya memiliki peran penting untuk terus menjadi berkat sebagai pembawa terang dalam dunia digital.  

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

teruna

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal Teruna Bhakti merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Agam Kristen Teruna Bhakti, Yogyakarta, dengan Scope: Teologi Sistematika, Teologi Biblika, Pendidikan Agama Kristen, Kepemimpnan Kristen, Teologi ...