JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI
Vol 9 No 3 (2022)

URGENSI KARAKTERISTIK INOVASI PENDIDIKAN TINGGI ISLAM

Sukinem Sukinem (Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam IAIN Palangkaraya, Indonesia)
Muslimah Muslimah (Dosen IAIN Palangka Raya, Indonesia)
Tutut Sholihah (Dosen IAIN Palangka Raya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
26 Oct 2022

Abstract

Pendidikan tinggi masih sering mendapatkan kritikan karena menerapkan pembelajaran yang terfragmentasi dari masalah kehidupan nyata. Sehingga perlu adanya pendekatan pembelajaran yang mampu menjembatani kesenjangan antara pendidikan di perguruan tinggi dengan praktik di kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan penelitian library research atau penelitian pustaka. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan ada dua sumber data yang akan dipakaii dalam penelitian ini. Pertama, sumber data primer yakni buku-buku referensi yang menjadi sumber utama dalam penelitian. Kedua, sumber data sekunder adalah sumber referensi pendukung dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik content analysis yang diterjemahkan dengan analisis isi atau kajian isi. Hasil penelitiannya inovasi di pendidikan tinggi semakin meningkat dalam hal diskusi dan penelitian. Dalam konteks pendidikan tinggi, inovasi pembelajaran tidak hanya membutuhkan disrupsi model pengajaran konservatif tetapi juga peran perguruan tinggi itu sendiri, yang telah lama berperan sebagai produsen dan pemegang pengetahuan dan yang telah disesuaikan dengan perubahan struktural yang terjadi dalam proses pembelajaran dari waktu ke waktu. Model-model Inovasi Pendidikan dapat dikelompokkan 1) Invention (Penemuan), 2) Development (Pengembangan), 3) Diffusion (Penyebaran).Sedangkan karakteristik inovasi pendidikan adalah 1) Relative advantage, artinya relatif berguna dibandingkan dengan yang telah ada sebelumnya. 2) Compatibility, artinya apakah inovasi tersebut akan konsisten terhadap nilai-nilai, pengalaman dan kebutuhan para adopter. 3) Testability, artinya seberapa jauh inovasi tersebut bisa diujicobakan di sekolah-sekolah atau di lembaga pendidikan. 4) Observability, artinya apakah inovasi tersebut dapat diperlihatkan secara nyata hasilnya kepada para peserta didik dan Apakah kita bisa melihat variasi-variasi saat mengaplikasikan inovasi tersebut. 5) Complexity, artinya apakah guru-guru memerlukan pelatihan untuk mengaplikasikan inovasi tersebut dan apakah akan menambah tugas kerja guru. Urgensi inovasi pendidikan tinggi ini adalah: 1) Pembaruan pendidikan sebagai tanggapan baru terhadap masalah pendidikan. 2) Inovasi pendidikan sebagai upaya untuk mengembangkan pendekatan yang lebih efektif dan ekonomis. Inovasi pendidikan dapat berfungsi sebagai arah baru dalam dunia kependidikan yang berfungsi sebagai alternatif untuk memecahkan masalah pendidikan yang belum dapat diatasi dengan cara konvensional secara tuntas.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

EDUSAINTEK

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Mathematics Social Sciences Other

Description

Jurnal pendidikan sains dan teknologi diterbitkan oleh STKIP PGRI Situbondo sebagai wadah bagi civitas akademika STKIP PGRI Situbondo serta kalangan guru, dosen, peneliti, praktisi dan pemerhati pendidikan yang peduli terhadap perkembangan penelitian tentang Teknologi pembelajaran, Media ...