Anemia merupakan kondisi dimana jumlah eritrosit tidak memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh akibat adanya defisiensi zat besi, vitamin B12, vitamin A, peradangan akut ataupun kronis, infeksi parasit atau kelainan bawaan. Tanda dan gejala yang menyertai seperti kehilangan nafsu makan, sulit fokus, penurunan imunsistem tubuh, lemah, letih, lesu, lelah, lunglai, pucat hingga kunang-kunang. Penanganan yang sesuai untuk anemia adalah dengan memperbaiki kadar Hb dan mengisi kembali cadangan besi dalam tubuh. Hal ini dilakukan dengan memberikan transfusi darah. Tujuan penulis adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien anemia yang mengalami ketidakefektifan perfusi jaringan. Tindakan dengan memberikan perawatan sirkulasi salah satunya adalah memberikan transfusi darah selama 3 hari perawatan. Masalah perfusi perifer tidak efektif teratasi sebagian ditandai dengan adanya peningkatan kadar Hb. Intervensi terus dilakukan ditambah dengan memberikan program diet untuk memperbaiki sirkulasi hingga kondisi perfusi jaringan efektif yang ditandai dengan kadar Hb dalam rentang normal senilai 12 hingga 16 g/dL.
Copyrights © 2022