Penelitian bertujuan untuk mengetahui tepat tidaknya terminologi kosmos dalam teks Yohanes 3:16 digunakan sebagai dasar acuan untuk menjadikan Yohanes 3:16 sebagai salah satu teks Alkitab dalam kajian tentang ekoteologi. Disajikan dalam bentuk kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terminologi kosmos juga dipakai untuk menyebutkan “dunia sejagat” atau “langit dan bumi”, namun dalam teks Yohanes 3:16 terminologi kosmos bukan merujuk kepada alam atau lingkungan melainkan kepada “manusia”. Makna ini sesuai dengan konteks Yohanes 3:16 sebagai tempat terminologi atau kata tersebut berada. Penafsiran yang memaksakan interpretasi kosmos sebagai alam atau lingkungan lalu dikaitkan dengan doktrin penebusan Yesus Kristus yang mencakup seluruh ciptaan akan menghasilkan penafsiran yang tidak sesuai konteks teks tempat terminologi itu berada. Makna sebenarnya teks Yohanes 3:16 menjadi kabur oleh subjektifitas penafsir dalam menafsirkan teks. Maka, mengacu kepada makna terminologi kosmos sebagai manusia, penelitian menyimpulkan bahwa teks Yohanes 3:16 tidak tepat dijadikan sebagai dasar bagi kajian ekoteologi.
Copyrights © 2022