Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dengan model pembelajaran langsung. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan simple random sampling, dimana pada kelas kontrol menerapkan model pembelajaran langsung dan kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran kooperatif. Teknik pengumpulan data diambil dari nilai akhir hasil belajar, kemudian dianalisis untuk uji homogenitas, uji normalitas dan uji hipotesis. Dari hasil penelitian kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 85.53, sedangkan kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata 79.67. Hasil perhitungan hipotesis pada taraf signifikan α=0,05 didapatkan thitung> ttabel yaitu (1,940 > 1,701), karena thitung besar dari ttabel, maka hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Berdasarkan perhitungan persentase hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol, terdapat pengaruh hasil belajar dengan menerapakan model pembelajaran kooperatif tipe sebesar 7,35%. Ini berarti hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran langsung. Kata kunci: make a match, model pembelajaran, eksperimen, kontrol, hasil belajar
Copyrights © 2021