AbstrakDengan menggunakan model pembelajaran interaktif berbasis aktivitas, siswa cenderung lebih aktif karena lingkungan belajar menuntun mereka untuk menemukan hasil pemahaman melalui interaksi. Materi lebih mudah dipahami karena didukung melalui media pembelajaran tertentu. siswa mengalami peningkatan ketuntasan yang signifikan dari hasil ketuntasan awal pada prasiklus, ketuntasan pada siklus I, kemudian ketuntasan pada siklus II. pada siklus I hasil belajar siswa yang tuntas berjumlah 9 siswa atau sebesar 64,3% dan yang tidak tuntas berjumlah 5 siswa atau sebesar 35,7% dengan nilai rata-rata 71,4 sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa yang tuntas berjumlah 12 siswa atau sebesar 85,7% dan yang tidak tuntas berjumlah 2 siswa atau sebesar 14,3% dengan nilai rata-rata 81,1. Aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama sebesar 63,6% dan pertemuan kedua sebesar 81,8% sedangkan pada siklus II sebesar 90,9%. Hasil penelitian membuktikan bahwa siswa yang belajar dengan menggunakan model interaktif berbasis aktivitas belajar mata pelajaran PKn akan mengalami peningkatan prestasi belajar PKn pada siswa kelas VI SD Negeri Pamarican 1 Kecamatan Kasemen.
Copyrights © 2022