Batuan memiliki sifat yang terbagi menjadi dua, yaitu sifat fisik dan mekanik. Tiap batuan memiliki sifat yang berbeda, pada pengujian ini menggunakan batuan konglomerat untuk menguji sifat mekaniknya menggunakan pengujian uji kuat geser. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran butir terhadap ketahanan kuat geser. Konglomerat merupakan batuan sedimen yang terbentuk dari proses sedimentasi antara fragmen yang memiliki ukuran butir kasar maupun halus dengan bentuk fragmen membundar. Sampel batuan konglomerat yang digunakan merupakan sampel yang berbutir halus dan berbutir kasar. Sampel batuan ini diambil dari air terjun Anjasmoro, Dusun Salak, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan pengujian, didapatkan nilai kuat geser yang berbeda. Pada sampel batuan konglomerat berbutir halus didapatkan nilai kuat geser residu antara 1.51 – 3.01 kg/cm2 dan nilai kuat geser puncaknya berkisar antara 3.66 – 5.59 kg/cm2. Sedangkan pada sampel konglomerat berbutir kasar nilai kuat geser residunya berkisar antara 1.54 – 2.61 kg/cm2 dan nilai kuat geser puncaknya berkisar 3.09 – 6.18 kg/cm2. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan terdapat perbedaan ketahanan terhadap kuat geser antara konglomerat berbutir halus dengan berbutir kasar.
Copyrights © 2022