ESD atau Energy Saving Devices adalah berbagai jenis peralatan yang mengacu pada pada konsep tindakan atau metode untuk menghemat energi. Pada dunia perkapalan, ESD ada banyak macamnya seperti Becker Mewis Duct, Wake Equalising Duct, dan Propeller Boss Cap Fins (PBCF). PBCF merupakan penambahan sirip kecil di bagian belakang propeller atau lebih tepatnya pada boss cap dengan tujuan untuk memperkecil atau bahkan meniadakan hub vortex saat propeller beroperasi. Pada penelitian ini akan digunakan metode CFD melalui software ANSYS Students untuk mencari pengaruh terhadap gaya dorong dari pemasangan PBCF pada propeller B-Series B4-40 dengan menggunakan ukuran utama kapal RO-RO 600 GT sebagai acuan penentuan dimensi propeller. Variasi PBCF yang akan diuji dalam penelitian ini adalah variasi pitch angle dengan variasi sudut 25°, 30°, 35°, 40°, dan 45°. Hasil uji CFD melalui software ANSYS menunjukkan adanya penambahan dan penurunan performa dalam hal gaya dorong propeller dengan penambahan gaya dorong tertinggi dihasilkan oleh PBCF dengan sudut 45° yaitu 0.46% dan penurunan terbesar dialami saat penambahan PBCF dengan sudut 30° yaitu sebesar -0.61%.
Copyrights © 2022