Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam
Vol 7, No 1 (2022): Mei

Kepemimpinan Meraje Keluarga Semende di Rejang Lebong Dan Relevansinya dengan Ajaran Islam

Fridiyanto Cahyono (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2022

Abstract

Rumusan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana konsep kepemimpinan meraje keluarga Semende di Rejang Lebong? 2) Bagaimana aplikasi dan dampak meraje keluarga Semende di Rejang Lebong dan relevansinya dalam Islam? 3) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat  dari sistem kepemimpinan meraje di Rejang Lebong? Jenis penelitian adalah penelitian field research (penelitian lapangan). Pengumpulan data dengan menggunakan teknik interview (wawancara), observasi dan pengamatan, dokumentasi, serta catatan lapangan berupa gagasan penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Dalam konsep meraje keluarga Semende merupakan ciri kepemimpinan yang ada dalam adat semende yang semua aturan, perintah harus ditaati setiap jurai atau anak belai. 2) Aplikasi kepemimpinan meraje berdasarkan asas kekeluargaan, pertalian daerah, persekutuan dan relevansinya sesuai dengan  ajaran Islam. Dengan adanya sistem yang disebut sebagai  Adat Semende Meraje Anak Belai yang telah tersusun dari silsilah dan garis keturunan dalam kepemimpinannya. 3) Faktor pendukung dan penghambat juga terdapat dalam meraje. Baik dalam internal jurai, sampai pada tata aturan meraje yang tidak ditaati.  

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

manthiq

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal ini berfokus pada filsafat dan pemikiran islam. Jurnal ini diterbitkan oleh prodi Filsafat Agama S2 Pascasarjana IAIN Bengkulu. Tujuan dari pendirian jurnal ini adalah untuk menjadi sarana publikasi karya tuis ilmiah khususnya di bidang filsafat dan pemikiran ...