Rumusan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana konsep kepemimpinan meraje keluarga Semende di Rejang Lebong? 2) Bagaimana aplikasi dan dampak meraje keluarga Semende di Rejang Lebong dan relevansinya dalam Islam? 3) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dari sistem kepemimpinan meraje di Rejang Lebong? Jenis penelitian adalah penelitian field research (penelitian lapangan). Pengumpulan data dengan menggunakan teknik interview (wawancara), observasi dan pengamatan, dokumentasi, serta catatan lapangan berupa gagasan penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Dalam konsep meraje keluarga Semende merupakan ciri kepemimpinan yang ada dalam adat semende yang semua aturan, perintah harus ditaati setiap jurai atau anak belai. 2) Aplikasi kepemimpinan meraje berdasarkan asas kekeluargaan, pertalian daerah, persekutuan dan relevansinya sesuai dengan ajaran Islam. Dengan adanya sistem yang disebut sebagai Adat Semende Meraje Anak Belai yang telah tersusun dari silsilah dan garis keturunan dalam kepemimpinannya. 3) Faktor pendukung dan penghambat juga terdapat dalam meraje. Baik dalam internal jurai, sampai pada tata aturan meraje yang tidak ditaati.
Copyrights © 2022