Fridiyanto Cahyono
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kepemimpinan Meraje Keluarga Semende di Rejang Lebong Dan Relevansinya dengan Ajaran Islam Fridiyanto Cahyono
Manthiq Vol 7, No 1 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v7i1.7967

Abstract

Rumusan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana konsep kepemimpinan meraje keluarga Semende di Rejang Lebong? 2) Bagaimana aplikasi dan dampak meraje keluarga Semende di Rejang Lebong dan relevansinya dalam Islam? 3) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat  dari sistem kepemimpinan meraje di Rejang Lebong? Jenis penelitian adalah penelitian field research (penelitian lapangan). Pengumpulan data dengan menggunakan teknik interview (wawancara), observasi dan pengamatan, dokumentasi, serta catatan lapangan berupa gagasan penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Dalam konsep meraje keluarga Semende merupakan ciri kepemimpinan yang ada dalam adat semende yang semua aturan, perintah harus ditaati setiap jurai atau anak belai. 2) Aplikasi kepemimpinan meraje berdasarkan asas kekeluargaan, pertalian daerah, persekutuan dan relevansinya sesuai dengan  ajaran Islam. Dengan adanya sistem yang disebut sebagai  Adat Semende Meraje Anak Belai yang telah tersusun dari silsilah dan garis keturunan dalam kepemimpinannya. 3) Faktor pendukung dan penghambat juga terdapat dalam meraje. Baik dalam internal jurai, sampai pada tata aturan meraje yang tidak ditaati.