Salah satu dampak dari meningkatnya penggunaan teknologi informasi di ranah publik seperti internet adalah meningkatnya peran warga dalam gerakan sosial. Setiap organisasi menggunakan internet dengan cara yang berbeda dan juga melalui fase yang berbeda. Sebagai pelopor organisasi gay di Indonesia, GAYa NUSANTARA (GN) menggunakan situs web untuk mempublikasikan gerakannya. Struktur peluang politik organisasi dalam membangun identitas dan penggunaan internet dalam gerakan organisasi virtual dapat diperiksa melalui interaksi tiga set variabel: karakteristik organisasi, kemudian ketersediaan sumber daya; dan persepsi organisasi tentang peluang internet. Untuk itu, penelitian ini hendak meneliti bagaimana penggunaan internet oleh organisasi GN dalam membangun identitas organisasi dan memobilisasi gerakan organisasi apakah penggunaan internet membawa kontribusi dalam pembentukan identitas organisasi terutama dibanding dengan penggunaan cara tradisional (non internet). Penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara kepada pengurus GN dan juga observasi pada situs web GN dan dilengkapi dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan internet di GN berdampak pada kapasitas organisasi untuk membangun identitas dan penggunaan internet di GN mempengaruhi mobilisasi gerakan secara virtual, namun berdampak secara terbatas.
Copyrights © 2022