Prototype merupakan gambaran alat dari suatu produk yang akan dirancang atau dikembangkan dengan cara kerja serta fungsi sesuai produk tersebut. Dalam proses pembuatan prototype dari Untouchable Door Handle akan memafaatkan infrared temperature sensor sebagai kunci untuk membuka pintu dari luar tanpa harus disentuh. Menentukan jenis infrared temperature sensor yang tepat untuk digunakan pada prototype menjadi suatu hal penting dikarenakan jenis sensor akan mempengaruhi ketepatan dan kecepatan sensor dalam membaca suhu dan juga mempengaruhi pengeluaran biaya dalam pembuatan prototype. Pemilihan jenis infrared temperature sensor dilakukan dengan menerapkan Multiple Criteria Decision Making (MCDM) menggunakan metode SAW dan TOPSIS. Metode SAW merupakan metode penjumlahan berbobot. Sedangkan TOPSIS merupakan metode yang membandingkan jarak solusi ideal negatif dan positif. Pemilihan infrared temperature sensor dilakukan dengan mempertimbangkan 4 kriteria dengan tujuan mendapatkan alternatif terbaik berdasarkan atas kriteria yang ada tersebut. Hasil perhitungan SAW menunjukkan bahwa sensor MLX90614 Infrared Sensor sebagai peringkat 1 dengan nilai Vi sebesar 0.7625. Sedangkan hasil perhitungan TOPSIS mendapatkan bahwa sensor MLX90614 Infrared Sensor sebagai peringkat 1 dengan nilai Vi sebesar 0.503
Copyrights © 2021