Penggunaan bahasa Indonesia di kalangan pelajar menjadi salah satu hal yang perlu dilestarikan untuk menjaga eksistensi bahasa Indonesia di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pemerolehan dan penggunaan bahasa gaul pada peserta didik kelas tinggi sekolah dasar. Pada penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei menggunakan 160 kosakata bahasa gaul dan sejumlah pertanyaan terkait dengan pemerolehan bahasa gaul. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar peserta didik kelas tinggi sekolah dasar memahami dan pernah menggunakan bahasa gaul dalam berkomunikasi. Bahasa gaul tersebut diperoleh paling banyak berasal dari internet dengan kecenderungan melakukan aktivitas seperti bermain game online, bermain sosial media, menonton film sinetron, menonton Youtube hingga bermain Tik Tok. Terdapat beberapa kosakata gaul yang lazim digunakan seperti , abal-abal, abis, aja, alay, ama, ambyar, anget, anjay, gajes, galau, garink, gimana, gini, gosah, halu, hedeh, nangkring, narsis, nih, ngabuburit, ngadi-ngadi, asoy, au ah gelap, bacod, bejibun, baper, bokap, boker, boong, cabut, capcus, cape, cekidot, cemen, cucok, cumumut, elu, fiks, katrok, kece, kepo, kuyy, laver, lelet, lemot, lola, mehong, omigot, OTW, seep, selow, sotoy, TTDJ, udah, ujan, unyu, Y, yha, yoi dan zzzz
Copyrights © 2022