Pemanfaatan Posyandu Lansia sangat mempengaruhi kondisi kesehatan lansia. Kondisi tubuh yang tidak terpantau mengakibatkan proses penuaan dikhawatirkan akan berakibat fatal dan mengancam jiwa lansia. Di Puskesmas Kota Pinang, tersedia 4 Posyandu lansia dengan jumlah sasaran 618 orang, tetapi jumlah lansia yang berkunjung ke Posyandu masih rendah yaitu masih <50%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan Posyandu Lansia.Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini di wilayah kerja Puskesmas Kota Pinang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2015 – Juli 2020. Alat ukur adalah menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 618 lansia dan diperoleh sampel 86 orang dengan menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpengetahuan kurang (48,8%), sebagian kecil responden berpengetahuan baik (23,3%). Sebagian besar responden bersikap negatif (57,0%), sebagian responden bersikap positif (43,0%). Sebagian besar pemanfaatan Posyandu Lansia responden dalam kategori kurang aktif (59,3%), sebagian kecil pemanfaatan Posyandu Lansia responden dalam kategori aktif (40,7%). Hasil penelitian adalah ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan Posyandu Lansia. Diharapkan kepada lansia untuk lebih aktif lagi dalam mengikuti kegiatan Posyandu Lansia sehingga derajat kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan usia lanjut meningkat di masyarakat, untuk mencapai masa tua yang berdaya guna bagi keluarga
Copyrights © 2022