Amenda Paswida Sebayang
Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara,Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Puskesmas Kota Pinang Amenda Paswida Sebayang
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2185

Abstract

Pemanfaatan Posyandu Lansia sangat mempengaruhi kondisi kesehatan lansia. Kondisi tubuh yang tidak terpantau mengakibatkan proses penuaan dikhawatirkan akan berakibat fatal dan mengancam jiwa lansia. Di Puskesmas Kota Pinang, tersedia 4 Posyandu lansia dengan jumlah sasaran 618 orang, tetapi jumlah lansia yang berkunjung ke Posyandu masih rendah yaitu masih <50%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan Posyandu Lansia.Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini di wilayah kerja Puskesmas Kota Pinang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2015 – Juli 2020. Alat ukur adalah menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 618 lansia dan diperoleh sampel 86 orang dengan menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpengetahuan kurang (48,8%), sebagian kecil responden berpengetahuan baik (23,3%). Sebagian besar responden bersikap negatif (57,0%), sebagian responden bersikap positif (43,0%). Sebagian besar pemanfaatan Posyandu Lansia responden dalam kategori kurang aktif (59,3%), sebagian kecil pemanfaatan Posyandu Lansia responden dalam kategori aktif (40,7%). Hasil penelitian adalah ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan Posyandu Lansia. Diharapkan kepada lansia untuk lebih aktif lagi dalam mengikuti kegiatan Posyandu Lansia sehingga derajat kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan usia lanjut meningkat di masyarakat, untuk mencapai masa tua yang berdaya guna bagi keluarga
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Puskesmas Pembantu Di Kecamatan Silau Kahaen Kabupaten Simalungun Tahun 2021 Amenda Paswida Sebayang
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2263

Abstract

Di Indonesia tingkat pemanfaatan unit pelayanan yang disediakan pemerintah untuk RS 31,8%, puskesmas/pustu 63,3. Menurut kementerian kesehatan Republik Indonesia ada sebanyak 9325 puskesmas telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2011, namun puskesmas belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat meskipun sarana pelayanan kesehatan dasar telah terdapat di semua kecamatan dan ditunjang oleh tiga atau empat puskesmas pembantu namun upaya peningkatan kesehatan belum dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat, diperkirakan hanya sekitar 30% penduduk yang memanfaatkan pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu).Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelyanan puskesmas pembantu di Kecamatan Silau Kahaen Kabupaten Simalungun Tahun 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang berdomisili di wilayah kerja puskesmas pembantu di Kecamatan Silau Kahaen kabupaten Simalungun Tahun 2014 yaitu sebanyak 3.952kepala keluarga dan sampel 98 orang dengan tehnik simple random sampling.Hasil penelitian berdasarkan umur mayoritas responden pad rentang umur 36-50 tahun. Jenis kelamin responden mayoritas perempuan perempuan sebanyak 75 orang (76,53%). Pendidikan mayoritas berpendidikan SD sebanyak 40 orang (40,82), pekerjaan mayoritas tidak bekerja sebanyak 73 orang (74,49%), sarana prasarana mayoritas baik sebanyak 76 orang (77,55%), pelayanan tenaga kesehatan mayoritas baik sebanyak 65 orang (66,35%), mayoritas responden memanfaatkan puskesmas sebanyak 71 orang (72,25%). Tidak ada pengaruh umur (p value=0,589), pendidikan (p value=0,20) dengan pemanfaatan puskesmas pembantu di kecamatan silau kahaen kabupaten simalungun tahun 2014. Ada pengaruh.