Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya self-efficacy siswa di masa pandemic Covid-19, dengan diterapkan pembelajaran jarak jauh siswa diminta untuk bisa mempelajari materi pembelajaran secara mandiri dan dapat meningkatkan penggunaan teknologi saat ini, tetapi fasilitas yang kurang mendukung untuk pembelajaran jarak jauh ini mengakibatkan siswa sulit dalam mengerjakan tugas ataupun ujian yang telah diberikan oleh guru. Dampak dari sarana yang kurang mendukung tersebut menjadikan siswa ada perasaan cemas akan hasil tugas atau ujian yang diterima. Memiliki self-efficacy yang tinggi juga mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mengerjakan tugas. Namun pada kenyataannya siswa seringkali menunjkkan self-effiacy yang rendah ketika menghadapi pembelajaran, tugas maupun ujian. Karena sulitnya konseling secara langsung membuat siswa tidak dapat menceritakan permasalahannya. Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas media ECITE (Electronic Counseling In Telegram) untuk meningkatkan self-effiacy siswa. Desain penelitian ini memakai pre-eksperimental serta menggunakan metode pre test- posttest one group design. Pengambilan sampel memakai teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah angket dengan model skala likert. Analisis penelitian ini memakai uji Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini membuktikan telihat adanya perbedaan self-efficacy siswa sebelum diberi perlakuan dan setelah diberi perlakuan melalui media ECITE (Electronic Counseling In Telegram).
Copyrights © 2022