Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk penerapan maksim kesantunan berbahasa siswa dan guru pada pembelajaran teks drama siswa kelas VIII MTsN 2 Kerinci. Masalah pada penelitin ini adalah bagaimana bentuk penerapan maksim kesantunan berbahasa siswa dan guru pada pembelajaran teks drama siswa kelas VIII MTsN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik simak bebas cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Subjek dari penelitian ini berupa peristiwa tindak tutur berbahasa siswa dan guru pada pembelajaran teks drama siswa Kelas VIII MTsN 2 Kerinci. Data dari penelitian ini menunjukkan adanya pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa kondisi tindak tutur siswa di MTsN 2 Kerinci masih kurang bagus. Beberapa dari mereka masih membedakan cara berbicara dengan guru dan dengan teman-temannya. Mereka hanya bertutur sesuai kemampuan mereka tanpa ada proses pemilihan kata yang tepat digunakan dalam berbicara.
Copyrights © 2022