Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia
Vol 4, No 3 (2022)

Pelestarian Budaya Tradisi Indang di Korong Kuliek, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman-Sumatera Barat

Febby Septiana (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2022

Abstract

Pemberdayaan masyarakat bidang budaya dan lingkungan pada umumnya terdapat diberbagai wilayah, mulai dari pedesaan sampai pada perkotaan. Dalam hal ini pemberdayaan masyarakat budaya dan lingkungan sangat perlu di adakanya, dikarenakan pemberdayaan ini guna memberdayakan masyarakat. Di Korong Kuliek, Nagari Sungai Buluh Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat disana masih kurangnya minat masyarakat terhadap budaya indang yang telah ada sejak lama ini. Begitu banyak kesenian tradisional yang mulai hilang dan tergantikan pada masa sekarang kini. Seperti para remaja lebih menikmati belajar dan bermain musik modern ataupun pengaruh teknologi yang canggih dibandingkan dengan mempelajari dan menampilkan atraksi budaya. Di sebabkan tidak lagi diajarkan dan dipertontonkan ragam tari tradisional, kesenian yang telah ada di minang ini terutaman di korong kuliek keca batang anai ini. Dan penampilan bakat anak-anak sudah mulai berkurang dan tergantikan dengan oleh mereka menguasai sebuah teknologi. Maka dari itu diperlukanya strategi bagaimana cara melestarikan Budaya Indang melalui lingkungan tersebut agar tradisi budaya dilingkungan ini menjadi budaya yang kental dan bersidat Asri.Kata kunci: Budaya, Masyarakat, Indang, Environment

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JPM

Publisher

Subject

Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan ...