Masalah fenomena sosial pernikahan usia muda di Indonesia merupakan salah satu fenomena yang banyak terjadi di berbagai wilayah di tanah air, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Hal ini menunjukkan kesederhanaan pola pikir masyarakat sehingga fenomena sosial pernikahan usia dini masih berulang terus dan terjadi di berbagai wilayah tanah air baik yang di kota-kota besar maupun di pelosok tanah air. Fenomena perkawinan usia muda akan berdampak pada kehidupan keluarga dan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan strategi pencegahan pernikahan usia dini melalui program penyuluhan yang dilakukan lembaga Bina Annisa di kelurahan yang terletak di Mojokerto; (2) untuk mengetahui dampak yang terjadi pada pernikahan dini; (3) untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat pernikahan dini; Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga Bina Annisa melakukan kegiatan penyuluhan di terapkan di Mojokerto melalui dua strategi yaitu pemberdayaan remaja di lingkungan keluarga, penekanan faktor sosial ekonomi yang beresiko pada pernikahan usia dini
Copyrights © 2022