Pembelajaran outdoor study dapat meningkatkan motivasi dan rasa cinta terhadap lingkungannya. Kegiatan belajar yang dilakukan di luar kelas dengan objek sesuai dengan kondisi nyata dapat menyalurkan karakter siswa yang kreatif dan kritis. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui potensi laboratorium alam Samarinda sebagai sumber belajar mata pelajaran IPS Madrasah Tsanawiyah, dan untuk mengetahui kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan laboratorium alam di Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai data utama. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dan studi literatur. Terdapat empat objek potensi laboratorium alam samarinda yang biasa dimanfaatkan untuk kegiatan pembejaran di luar kelas yaitu; 1) Museum Samarinda; 2) Desa Budaya pampang; 3) Sungai Mahakam; 4) Kampung Tenun Samarinda. Pengembangan laboratorium alam penting dilakukan karena menunjang pembelajaran K13. Siswa menjadi mudah melakukan kegiatan pembelajaran, seperti; mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Laboratorium alam juga menunjang penerapan model pembelajaran inovatif, model pembelajaran tersebut diantaranya: Problem Based Learning dan Project Based Learning. Pengembangan laboratorium alam dapat dilakukan dengan tahap sebagai berikut: Pertama, melakukan analisis kurikulum. Kedua, identifikasi potensi fisik dan budaya. Ketiga, melakukan pemetaan sebaran objek potensi labotarorium alam. Keempat, membuat panduan kegiatan pembelajaran setiap objek.
Copyrights © 2022