Penelitian ini bertujuan untuk menarasikan model pemberdayaan usaha ekonomi di pondok pesantren. Pola Pemberdayaan yang dilakukan mencakup dua hal yaitu: pertama pemberdayaan penguatan ekonomi internal untuk menopang dan menunjang keberlangsungan pesantren; kedua pembekalan bagi santri memasuki dunia usaha setelah tamat di pesantren. Lokus penelitian di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash (PPMA) Lampoko, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Jenis studi ini bersifat kualitatif dengan mendeskripsikan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan kemudian dinarasikan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dengan stake holder Kementerian Agama, tokoh masyarakat, tenaga pengajar, pelaku usaha ekonomi yang menjadi mitra PPMA, melakukan observasi dan dokumentasi, serta studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa program yang dilakukan di PPMA yang menekankan pada program pemberdayaan usaha ekonomi santri pada soft skill, life skill, dan hard skill. Penguatan soft skill yang dilakukan bertujuan memberikan peluang kepada santri untuk mengembangkan keterampilan intra dan inter personalnya yang dapat mengembangkan dan memaksimalkan kinerjanya. Penguatan life skill bertujuan bagaimana mereka beradaptasi dan menyelesaikan suatu permasalahan yang dihadapi di dunia usaha sehinga tetap survive, dan hard skill adalah keterampilan yang diajarkan dan dikembangkan melalui pendidikan formal yang terintegrasi dengan mata pelajaran tertentu, kemudian di kembangkan dalam pelatihan dan praktik di tempat unit usaha yang dimiliki PPMA. Ketiga penguatan ini penting diajarkan agar menjadi bekal santri PPMA setelah tamat dan dapat mendirikan usaha serta membuka peluang tenaga kerja.
Copyrights © 2022