Techno-Fish
Vol 6 No 1 (2022): TECHNO-FISH

PREVALENSI DAN INTENSITAS EKTOPARASIT PADA BENUR UDANG VANAME (LITOPANAEUS VANNAMEI) DI KOLAM PEMBENIHAN SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN JEPARA

Rochmita Maberuroh Dinisa (Unknown)
Misbakhul Munir (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)
Dian Sari Maisaroh (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2022

Abstract

Patogen yang sering dijumpai menginfestasi udang adalah parasit. Serangan ektoparasit sangat berbahaya bagi udang karena dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh pada udang sehingga mengakibatkan survival rate rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat serangan ektoparasit yang menginfestasi benur udang vaname. Penelitian ini menggunakan metode survey random sampling. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan menggunakan metode smear. Udang vaname (Litopanaeus vannamei) yang diteliti yaitu PL 10 dan PL 20. Jenis ektoparasit yang ditemukan menginfestasi udang PL 10 dan PL 20 terdapat 3 jenis yaitu Zoothamnium sp. (170 ind), Epistylis sp. (164 ind) dan Vorticella sp (69 ind.). Pada udang PL 20 yaitu Zoothamnium sp. (2336 ind), Epistylis sp. (1858 ind) dan Vorticella sp (599 ind.). Prevalensi ektoparasit paling tinggi pada PL 10 yaitu Zoothamnium sp. (46%). Epistylis sp. (41%), Vorticella sp (37%). Pada PL 20 Zoothamnium sp. (79%). Epistylis sp. (76%), Vorticella sp (71%). Intensitas parasit paling tinggi pada PL 10 Zoothamnium sp. (4,3 ind/ekor). Epistylis sp. (3,7 ind/ekor), Vorticella sp (1,4 ind/ekor). Pada PL 20 Zoothamnium sp. (28,1 ind/ekor). Epistylis sp. (23,2 ind/ekor), Vorticella sp (7,9 ind/ekor).

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

perikanan

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal yang menyajikan artikel ilmiah yang berkenaan dengan aspek perikanan, mencakup biologi, fisiologi, ekologi, limnologi, oceanografi serta terapannya dalam bidang akuakultur, penangkapan, pengololahan hasil, pengelolaan pesisir, konservasi, agribisnis dan ...