Beras merupakan makanan pokok mayoritas penduduk Indonesia. Beras diolah dari padi melalui beberapa tahapan proses mulai dari panen, perontokan, pembersihan, pengeringan, pengupasan kulit gabah, pemolesan dan pengemasan. Pengolahan padi menjadi beras dengan cara mekanis untuk meningkat produksi dan menekan kehilangan hasil. Husker merupakan salah mesin yang digunakan dalam proses pengupasan kulit gabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluassi kinerja mesin pengupas gabah double pass kapasitas 1000-1200 kg per jam di Desa Sonorejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro. Husker telah dioperasikan selama 5 tahun, apakah kinerja dari mesin masih sesuai standar SNI atau sudah menurun sesuai umur ekonomisnya. Parameter pengamatan penelitian ini meliputi : bobot gabah, lama pengumpanan, bobot dan waktu pengupasan, kualitas beras pecah kulit dan konsumsi bahan bakar. Data yang diperoleh dianalisis untuk mendapatkan nilai kapasitas pengumpanan, kapasitas pengupasan, efisiensi, laju konsumsi bahan bakar dan kualitas gabah pecah kulit hasil pengupasan, selannjutnya dianalisis secara diskriptif. Hasil evaluasi kinerja diperoleh nilai kapasitas pengumpanan 996,4 ±1,5 kg/jam, kapasitas pengupasan 768 ± 20,1 kg/jam, efisiensi 76,1±1,5 %, rendemen 83,3±0,65 dan laju konsumsi bahan bakar 2,07±0,05 l/jam. Persentase beras pecah kulit utuh 74,7±1,26, memenuhi syarat SNI minimal 70%. Hasil evaluasi husker yang diuji masih layak untuk dioperasikan.
Copyrights © 2022