Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketrampilan Higher Order Thinking Skills siswa setelah penerapan model Problem Based Learning. Hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat menumbuhkembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi-exsperimental research). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi di SD Negeri 5 Banda Aceh tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 170 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Berdasarkan hasil undian, maka yang dijadikan sampel adalah siswa kelas IV-B yang berjumlah 16 laki-laki dan 10 perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes berupa pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas data diperoleh bahwa data keduanya normal dan homogen. Dari hasil perhitungan untuk data HOTS belajar siswa diperolehthitung = 18,725 sedangkan nilai ttabel= 1,684. Oleh karena thitung > ttabel maka Ho ditolak dan terima Ha. Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat menumbuhkembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa Sekolah Dasar.
Copyrights © 2022