Tujuan Penelitian ini adalah mengungkap dan mendeskripsikan kesiapan SMP di Banda Aceh untuk menerapkan e-learning. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan jenis penelitian deskriptif-kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dengan instrumen penelitiannya adalah kuisioner kesiapan e-learning (E-Learning Readiness Survey/ELRs). Skor rata-rata minimal yang harus peroleh setiap faktor untuk dinyatakan siap dalam penerapan e-learning adalah 3,41. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesiapan penerapan e-learning pada Sekolah Menengah Pertama di Banda Aceh, maka dapat disimpulkan bahwa kesiapan penerapan e-learning pada Sekolah Menengah Pertama di Banda Aceh memiliki skor ELR termasuk dalam kategori siap dalam penerapan e-learning, namun masih butuhkan peningkatan pada semua faktor. Dari enam faktor yang menjadi dasar dalam penentuan kesiapan penerapan e-learning pada pada Sekolah Menengah Pertama di Banda Aceh lima faktor siap namun memerlukan sedikit peningkatan. Lima faktor tersebut adalah faktor kesiapan peserta didik, faktor kesiapan guru, faktor infrastruktur, faktor manjemen dan faktor budaya sekolah. Sementara faktor kecenderungan pembelajaran tatap muka dalam hal ini keinginan guru dan peserta didik dalam memilih pembelajaran online daripadfa tatap muka masih berada pada kategori belum siap dan membutuhkan peningkatan.
Copyrights © 2022