Basis data yang akurat sebagai salah satu elemen penting pelayanan publikmerupakan faktor pendukung esensial menuju transparansi perencanaan tata ruang.Pengendalian pemanfaatan ruang, salah satu tahapan dalam perencanaan tataruang, merupakan usaha untuk mengambil tindakan agar pemanfaatan ruangtermasuk tata tanah, tata guna air, tata guna udara dan tata guna sumber daya alamlainnya yang berada pada kawasan lindung, kawasan budidaya, kawasan perdesaan,dan kawasan perkotaan yang direncanakan dapat terwujud. Studi ini menggunakanmetode studi kasus dengan teknik analisis pemetaan menggunakan SIG untukmenunjukkan perubahan pemanfaatan guna lahan dan urgensi pembaharuan data.Hasil studi menunjukkan bahwa perubahan pemanfaatan guna lahan terjadi secarasignifikan pada kelurahan Penumping dan Sriwedari. Oleh karena itu, pembaharuanpeta guna lahan yang dilakukan secara berkala menjadi penting untukmengidentifikasi dan melakukan pengendalian pemanfaatan ruang pada skala persil.Pembaharuan secara berkala yang akurat dapat digunakan untuk melakukanpengendalian pemanfaatan ruang secara tepat, dan membantu proses pengambilankeputusan serta pengembangan strategi pembangunan skala kelurahan. Untukmembantu proses pembaharuan pemanfaatan guna lahan, implementasi SIG padaskala kelurahan sangat dibutuhkan.
Copyrights © 2022