Labuhan Ratu VII, Lampung Timur, salah satu desa yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Way Kambas, memiliki sumber daya alam limbah kayu erosi dan potongan kayu, potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan seperti kerajinan tangan dan gantungan kunci. Di bawah program TFCA Sumatera Konsorsium UNILA-ALeRT, pengembangan kreatifitas masyarakat dilakukan melalui pelatihan pembuatan kerajinan berbasis kayu erosi. Pembuatan kerajinan tangan dari kayu erosi dan gantungan kunci dari limbah kayu dilakukan dalam tiga tahapan yaitu persiapan bahan, proses pemahatan, pengecatan dan pelapisan. Bentuk kerajinan tangan yang dihasilkan dari pemanfaatan kayu erosi antara lain topeng, hiasan dinding, asbak, tempat buah dan gantungan kunci.
Copyrights © 2022