Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 19 No 02 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Pembalut Pengelolaan Limbah Pembalut Sekali Pakai Menjadi Media Tanam Sebagai Upaya Menjaga Lingkungan di Desa Petiga, Kec. Marga, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

Ayu Sri Oktavianti Pande (-)
Ni Ketut Anjani (Universitas Pendidikan Nasional)



Article Info

Publish Date
19 Sep 2022

Abstract

Pembalut merupakan alat sanitasi yang sudah tidak asing lagi bagi perempuan di Indonesia. Pembalut sekali pakai dapat ditemukan dengan mudah sehingga di Indonesia mayoritas perempuan menggunakan pembalut sebagai alat sanitasi saat menstruasi. Namun, penggunaan pembalut ini memberikan efek yang tidak baik untuk lingkungan. Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia pada tahun 2015 menyatakan bahwa pembalut dan pantyliner dapat menimbulkan gangguan kesehatan reproduksi perempuan seperti keputihan, gatal gatal, iritasi, bahkan bisa menyebabkan kanker (Dinta & Eva, 2015) dan menyatakan jumlah limbah pembalut yang digunakan oleh perempuan kategori subur di Indonesia sebanyak 67 juta orang, diperkirakan mencapai 1,4 miliar per bulan. Rata-rata wanita menggunakan pembalut sebanyak 4-5 sekali pakai dalam satu hari, dalam sebulan dapat diperkirakan terdapat 300 pembalut per orang setiap tahunnya. Betapa repotnya bagi seorang wanita sedang mengalami menstruasi dan harus tetap menjalankan aktivitas,mungkin perlu beberapa kali dalam sehari untuk mngganti pembalut skali pakai ini. Pembalut yang sudah tidak terpakai jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan beberapa permasalahan yaitu diantaranya adalah masalah lingkungan, masalah kesehatan dan masalah estetika. Kata Kunci : Pengelolaan Limbah Pembalut Sekali Pakai

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sarwahita

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences Other

Description

The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Sarwahita, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: ...