TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi)
Vol 5, No 1 (2004)

Analisis Pola Konsumsi Rumah Tangga Nelayan dalam Perspektif Ekonomi dan Sosial (Studi Kasus pada Desa Bandaran Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan)

Krisnawati, Enni (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemiskinan melalui pola konsumsi rumah tangga nelayan dalam perspektif ekonomi dan sosial. Pendekatan Metode Verstehan dan Analisa Tipe Ideal: dari Peristiwa Unik ke Preposisi Umum digunakan sebagai metode riset dan alat analisa. Dengan wawancara mendalam dengan Among sebagai tokoh masyarakat, Muzakki sebagai Pamong desa, dan 20 rumah tangga nelayan (7 rumah tangga nelayan juragan dan 13 rumah tangga nelayan pandega), diperoleh temuan sebagai berikut: Kemiskinan lebih bisa dipahami dengan analisa pola konsumsi sesuai dengan kebutuhan dasamya karena pendapatan rumah tangga nelayan yang uncertain. Kelayakan hidup rumah tangga nelayan yang mengacu pada konsumsipangan termasuk dalam kategori hidup yang kurang, rumah hunian juga jauh dari standar hunian yang layak. Permasalahan yang dihadapi rumah tangga nelayan sangatlah kompleks, oleh sebab itu, pendekatan ekonomi dan sosial mampu untuk memahami kemiskinan rumah tangga nelayan. Kemiskinan (pola konsumsi) rumah tangga nelayan tidak hanya disebabkan oleh f aktor ekonomi (pendapatan) tetapi f aktor sosial juga berperan dalam membentuk kemiskinan rumah tangga nelayan. Metode Verstehan (pemaknaan atas f akta/fenomena) dan analisa tipe ideal mampu mengungkap permasalahan-permasalahan sosial-ekonomi yang sangat kompleks. Dengan metode tersebut peneliti harus mampu menempatkan diri dalam kerangka berpikir orang lain ("mengambil peran”).Kata Kunci: Pola Konsumsi, Rumah Tangga Nelayan, Perspektif Ekonomi, Perspektif Sosial Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemiskinan melalui pola konsumsi rumah tangga nelayan dalam perspektif ekonomi dan sosial. Pendekatan Metode Verstehan dan Analisa Tipe Ideal: dari Peristiwa Unik ke Preposisi Umum digunakan sebagai metode riset dan alat analisa. Dengan wawancara mendalam dengan Among sebagai tokoh masyarakat, Muzakki sebagai Pamong desa, dan 20 rumah tangga nelayan (7 rumah tangga nelayan juragan dan 13 rumah tangga nelayan pandega), diperoleh temuan sebagai berikut: Kemiskinan lebih bisa dipahami dengan analisa pola konsumsi sesuai dengan kebutuhan dasamya karena pendapatan rumah tangga nelayan yang uncertain. Kelayakan hidup rumah tangga nelayan yang mengacu pada konsumsipangan termasuk dalam kategori hidup yang kurang, rumah hunian juga jauh dari standar hunian yang layak. Permasalahan yang dihadapi rumah tangga nelayan sangatlah kompleks, oleh sebab itu, pendekatan ekonomi dan sosial mampu untuk memahami kemiskinan rumah tangga nelayan. Kemiskinan (pola konsumsi) rumah tangga nelayan tidak hanya disebabkan oleh f aktor ekonomi (pendapatan) tetapi f aktor sosial juga berperan dalam membentuk kemiskinan rumah tangga nelayan. Metode Verstehan (pemaknaan atas f akta/fenomena) dan analisa tipe ideal mampu mengungkap permasalahan-permasalahan sosial-ekonomi yang sangat kompleks. Dengan metode tersebut peneliti harus mampu menempatkan diri dalam kerangka berpikir orang lain ("mengambil peran”). Kata Kunci: Pola Konsumsi, Rumah Tangga Nelayan, Perspektif Ekonomi, Perspektif Sosial

Copyrights © 2004






Journal Info

Abbrev

tema

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) publishes all forms of quantitative and qualitative research articles and other scientific studies related to the field of Accounting and a wide range of applications such as: Finance accounting Sharia Accounting Capital Market Based Accounting Forensic Accounting ...