CV. Sepatu Sani Malang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri sepatu dengan bahan dasar kulit imitasi. Proses produksi sepatu terdiri dari proses desain, pemotongan, penjahitan, pembentukan, penggabungan, dan tahap akhir. Berdasarkan observasi awal, permasalahan yang dihadapi perusahaan ini adalah dari jumlah produksi sepatu yaitu sebanyak 84.242 pasang sepatu ditemukan produk cacat yang dihasilkan sebanyak 2.771 pasang atau sebesar 3,29%. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimasi produk cacat yang dihasilkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metode six sigma yang terdiri dari tahap DMAI yaitu Define, Measure, Analyze, dan Improve yang digunakan untuk menemukan penyebab dari permasalahan kemudian dengan menggunakan metode kaizen pada tahap Improve untuk menemukan usulan perbaikan. 3 jenis cacat yang berhasil diidentifikasi adalah kulit berkerut, kulit berjamur, dan hasil penggabungan miring. Hasil perhitungan nilai DPMO adalah sebesar 10964,44371 dan nilai sigma sebesar 3,79. Penyebab permasalahan ini berasal dari faktor manusia, mesin, bahan, metode, dan lingkungan yang diidentifikasi dengan menggunakan cause and effect diagram sehingga usulan perbaikan dapat ditentukan dengan menggunakan metode kaizen yang terdiri dari tahap Seiri (pemilahan), Seiton (penataan), Seiso (kebersihan), Seiketsu (perawatan), dan Shitsuke (disiplin).
Copyrights © 2022