This study aims to determine the understanding of fifth grade students at SD Sabdodadi Keyongan. This research is motivated by the existence of learning problems carried out by students during learning activities. Based on the results of direct observations in the fifth grade of SD Sabdodadi Keyongan, the level of understanding of the concept of Pancasila values ??for fifth grade students is still low. This is evidenced by the initial data of students, there are 4 students who score above the KKM or about 34% of the total number of 24 students. Students in class V SD Sabdodadi Keyongan tend to use memorization without being directly involved in learning so that students only memorize but cannot apply and lack knowledge widely. There are also some students who still have difficulty reading so it is difficult to understand the material presented by the teacher. This researcher uses a quantitative and qualitative approach with the subject of the fifth grade students of SD Sabdodadi Keyongan. In collecting data, researchers used the methods of observation, documentation, and tests. Based on the results of the study, it can be concluded that there was an increase in understanding the concept of Pancasila values ??in class V SD Sabdodadi Keyongan, namely an increase from cycle 1 to cycle 2. The results showed an increase in cognitive aspects, namely students' understanding with an average grade of 56 then increased to 76.6, and the percentage increased from 6% to 74%. Several seabs that can improve students' understanding are using the Problem Based Learning (PBL) learning model which is carried out in learning. So that students can be more active and participate directly in the teaching and learning process. So that students experience increased understanding of the concept of Pancasila values ??in class V SD Sabdodadi Keyongan. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa kelas V di SD Sabdodadi Keyongan. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan belajar yang dilakukan oleh siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Berdasrakan hasil pengamatan langsung di kelas V SD Sabdodadi Keyongan, tingkat pemahaman konsep nilai-nilai Pancasila siswa kelas V masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan data awal peserta didik ada 4 siswa yang mendapat nilai diatas KKM atau sekitar 34 % dari keseluruhan yang berjumlah 24 siswa. Siswa di kelas V SD Sabdodadi Keyongan cenderung menggunakan hafalan tanpa terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga siswa hanya hafal saja tetapi tidak dapat menerapkan dan kurangnya pengetahuan secara luas. Masih ada juga beberapa siswa yang masih kesulitan untuk membaca sehingga sulit untuk memahami materi yang disampaikan guru. Peneliti ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitattif dengan subjek siswa kelas V SD sabdodadi Keyongan. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep nilai-nilai Pancasila di kelas V SD Sabdodadi Keyongan yaitu adanya peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aspek kognitif yaitu pemahaman siswa dengan nilai rata-rata kelasnya 56 kemudian meningkat menjadi 76,6, serta presentasenya meningkat dari 6% menjadi 74%. Beberapa seab yang dapat meningkatkan pemahaman siswa yaitu menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dilakukan pada pembelajaran. Sehingga siswa dapat lebih aktif dan ikut berpartisipasi langsung kedalam proses belajar mengajar. Sehingga siswa mengalami peningkatan pemahaman konsep nilai-nilai Pancasila di kelas V SD Sabdodadi Keyongan.
Copyrights © 2022