Layangan Putus is a novel about a divorced husband and wife. The mother maintained custody of the child. Even though they were divorced, the couple kept prioritizing taking care of their children, particularly their young children, Alman and Aby. Alman is five years old and Aby is sixteen months old. This study aimed to describe parenting practices in early childhood in Layangan Putus library research and content analysis was employed as the methodology in this study. The findings revealed that (1) the parenting style employed was democratic parenting in developing children's personality, and (2) There are values of character education in the pattern of parenting, namely religious through example, advice, and control of children's worship by parents, discipline through controlling children's daily activities, independent through giving permission to children to be with relatives and family without the presence of parents, fond of reading through children's recitation activities in the afternoon in the Koran recitation park and love of peace through Alman's togetherness with his friends.Novel layangan putus merupakan novel yang bercerita tentang kehidupan suami dan istri yang telah bercerai. Hak Asuh anak berada pada ibu. Walaupun telah terjadi perceraian, ayah dan ibu tetap mengutamakan pengasuhan pada anak-anak, khususnya pada anak yang berusia dini yakni Alman dan Aby. Alman berusia lima tahun dan Aby berusia enam belas bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua pada anak usia dini dalam novel layangan putus. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pola asuh ayah dan ibu yang dilakukan adalah pola asuh demokratis dalam membentuk kepribadian anak (2) Terdapat nilai nilai pendidikan karakter dalam pola pengasuhan anak yakni religius melalui keteladanan, nasihat dan pengontrolan ibadah anak oleh orang tua, disiplin melalui pengontrolan aktivitas harian anak, mandiri melalui pemberian izin kepada anak untuk bersama kerabat dan keluarga tanpa kehadiran orang tua, gemar membaca melalui akvifitas pengajian anak ketika sore hari di taman pengajian al-Quran serta cinta damai melalui kebersamaan Alman dengan temannya.
Copyrights © 2022