Mahasiswa kesehatan merupakan suatu kelompok yang beberapa aktivitas studinya membutuhkan praktik laboratorium dan praktik lapangan sehingga membutuhkan pertemuan tatap muka meskipun masih dalam situasi pandemi COVID-19. Oleh karena itu, mahasiswa kesehatan dihimbau untuk selalu patuh melakukan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan dengan menerapkan teori Health Belief Model di kalangan mahasiswa kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner berupa formulir online. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 89 mahasiswa kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin (p value = 0,033), frekuensi keterpaparan informasi (p value = 0,010), pengetahuan (p value = 0,001), persepsi keseriusan (p value = 0,001), persepsi manfaat (p value = 0,005), persepsi hambatan (p value = 0,001) menunjukkan ada hubungan bermakna dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggabungkan teori Health Belief Model dengan model yang lain agar dapat menjelaskan lebih detail proses terjadinya perubahan perilaku.
Copyrights © 2022