Pengesahan qanun lembaga keuangan syariah di Provinsi Aceh telah berdampak terhadap kondisi layanan perbankan. Regulasi tersebut hanya mengizinkan perbankan syariah untuk beroperasi di Aceh. Kondisi tersebut menyebabkan pilihan masyarakat Aceh terhadap layanan perbankan menjadi terbatas. Pilihan terhadap layanan perbankan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi para Generasi Z. Mereka membutuhkan layanan mobile banking untuk berbagai kegiatan transaksi secara digital. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang aktual tentang kualitas layanan mobile banking yang dirasakan oleh Generasi Z pasca pemberlakuan regulasi lembaga keuangan syariah di Aceh. Pengumpulan data dilakukan melalui survey pada sebanyak 168 responden yang berdomisili di berbagai kabupaten/kota di Aceh. Pendekatan Importance Performance Analysis digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat satu indikator kualitas layanan yang berada pada kuadran pertama, empat indikator masing-masing pada kuadran kedua dan ketiga dan satu indikator pada kuadran keempat. Hasil penelitian memberikan rekomendasi yang relevan bagi upaya peningkatan kualitas layanan mobile banking di masa mendatang.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, mobile banking dan Importance Performance Analysis
Copyrights © 2022