Suhu merupakan faktor penting dalam menentukan perkembangan embrio ayam. Hipertermia dapat menyebabkan kematian embrionik dan salah satu organ yang terpengaruh pada kondisi suhu adalah jantung. Sebanyak enam buah telur ayam dengan umur 7 hari diberikan tiga jenis perlakuan suhu inkubasi, 37 oC, 40 oC, dan 42 oC selama 24 jam.Selain penghitungan denyut jantung embrio, dilakukan juga pengamatan terhadap morfologi embrio. Perlakuan tidak diberikan lebih dari 24 jam karena hal tersebut dapat menyebabkan long-term stress response terhadap embrio ayam.Denyut jantung rata-rata embrio ayam kontrol, yakni ayam inkubasi 37 oC, adalah 63.97 bpm. Berbeda dengan ini, denyut jantung rata-rata ayam inkubasi 40 oC adalah 99 bpm, sedangkan denyut jantung rata-rata ayam inkubasi 42oC adalah 45.17 bpm. Secara keseluruhan, hipertermia dapat meningkatkan dan menurunkan denyut jantung embrio ayam. Kata kunci: Embrio ayam, hipertermia, denyut jantung
Copyrights © 2019