Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh financial distress, debt default dan audit tenure terhadap penerimaan opini going concern. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penentuan sampel penelitian berdasarkan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder yang diakses melalui www.idx.co.id. Analisis data menggunakan analisis regresi logistik untuk hipotesis financial distress, debt default dan audit tenure. Hasil penelitian dengan analisis regresi logistik menunjukkan bahwa financial distress dan debt default berpengaruh positif terhadap penerimaan opini going concern dan audit tenure berpengaruh negatif terhadap penerimaan opini audit going concern.
Copyrights © 2020