Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 12: Agustus 2022

PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS PADA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI MASA PANDEMI COVID-19

Roinah Roinah (STAIN Bengkalis)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2022

Abstract

Bahasa Inggris memiliki peran penting dalam berkomunikasi antar negara. Bahasa Inggris memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap penggunaan bahasa-bahasa di dunia. Ini dapat dilihat dari jumlah penutur. Dengan kata lain, hampir sebagian populasi di dunia menggunakan bahasa Inggris pada konteks tertentu seperti bisnis, pemasaran, sekolah atau keperluan yang harus menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Melalui bahasa, komunikasi mampu terbangun dengan baik. Maka kerjasama dalam bidang pendidikan, budaya, politik maupun ekonomi. Penggunaan bahasa Inggris pada Masyarakat Ekonomi ASEAN bersesuian dengan indeks kemampuan kecakapan bahasa Inggris pada setiap negara. Komunikasi yang terbangun menggunakan bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa resmi yang digunakan pada Masyarakat Ekonomi ASEAN. Ini menjadikan poin penting Masyarakat Ekonomi ASEAN harus mampu berbahasa Inggris. Berdasarkan data hasil indeks Kecakapan Berbahasa Inggris dari tahun 2020 dan 2021 terjadi peningkatan poin. Ini berarti kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan dalam dunia akademik maupun profesional. Menguasai bahasa Inggris bukan berarti melupakan bahasa ibu atau bahasa resmi negara, namun, kemampuan berbahasa Inggris mampu menjadi penengah dalam setiap even, maupun komunikasi antar negara baik secara regional maupun internasional. Kecakapan bahasa inggris terus meningkat secara perlahan, ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai peduli akan kemampuan bahasa inggris yang mereka miliki. Kata kunci : penggunaan; MEA; kemampuan; bahasa Inggris

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...