Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI STAIN BENGKALIS Roinah Roinah
QUALITY Vol 7, No 1 (2019): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v7i1.4966

Abstract

This study aims to describe the problem of learning English in terms of internal factors and external factors in STAIN Bengkalis students. The researcher formulated the problem in the form of: a) how the description of the problem of learning English in terms of internal factors in STAIN Bengkalis students ?; b) how is the description of English learning problems seen externally in STAIN Bengkalis students? The research sample amounted to 310 respondents. Respondents were chosen randomly by simple random sampling technique. The research instrument used was a questionnaire. Before data collection, the instrument has been tested for validity and reliability for the validity of the data collected. The results of the study show; the picture of the problem of learning English is seen in terms of internal factors in STAIN Bengkalis students which are influenced by (1) attitudes towards learning; (2) learning motivation; (3) concentration of learning; (4) intelligence and learning success; (5) study habits; (6) ability to process learning materials and (7) ability to achieve. The description of English learning problems seen in terms of external factors in STAIN Bengkalis students is influenced by educators, namely lecturers who teach English that are less varied in teaching. Respondents were very aware that learning English was a necessity because English became an international language. From the questionnaire distributed to respondents the internal factors are more dominant in success in learning.Key words: Problems; learning; English.
PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS PADA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Roinah Roinah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 12: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i12.2445

Abstract

Bahasa Inggris memiliki peran penting dalam berkomunikasi antar negara. Bahasa Inggris memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap penggunaan bahasa-bahasa di dunia. Ini dapat dilihat dari jumlah penutur. Dengan kata lain, hampir sebagian populasi di dunia menggunakan bahasa Inggris pada konteks tertentu seperti bisnis, pemasaran, sekolah atau keperluan yang harus menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Melalui bahasa, komunikasi mampu terbangun dengan baik. Maka kerjasama dalam bidang pendidikan, budaya, politik maupun ekonomi. Penggunaan bahasa Inggris pada Masyarakat Ekonomi ASEAN bersesuian dengan indeks kemampuan kecakapan bahasa Inggris pada setiap negara. Komunikasi yang terbangun menggunakan bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa resmi yang digunakan pada Masyarakat Ekonomi ASEAN. Ini menjadikan poin penting Masyarakat Ekonomi ASEAN harus mampu berbahasa Inggris. Berdasarkan data hasil indeks Kecakapan Berbahasa Inggris dari tahun 2020 dan 2021 terjadi peningkatan poin. Ini berarti kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan dalam dunia akademik maupun profesional. Menguasai bahasa Inggris bukan berarti melupakan bahasa ibu atau bahasa resmi negara, namun, kemampuan berbahasa Inggris mampu menjadi penengah dalam setiap even, maupun komunikasi antar negara baik secara regional maupun internasional. Kecakapan bahasa inggris terus meningkat secara perlahan, ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai peduli akan kemampuan bahasa inggris yang mereka miliki. Kata kunci : penggunaan; MEA; kemampuan; bahasa Inggris