Asam urat dikenal di masyarakat sebagai sebutan suatu penyakit, tetapi sebenarnya asam urat produk akhir metabolisme purin yaitu hasil degradasi purine nucletide bahan penting bagi tubuh. Faktor yang mempengaruhi terjadinya asam urat salah satunya gaya hidup, gaya hidup yang dimaksudkan adalah aktifitas fisik, pola makan dan kebiasaan istirahat. Tujuan penelitian mengetahui distribusi frekuensi asupan purin dan mengetahui frekuensi aktifitas fisik pada masyarakat, serta menganalisis antara hubungan aktifitas fisik dan hubungan asupan purin terhadap kadar asam urat pada masyarakat di Kelurahan Gumuruh Kecamatan Batununggal Bandung pada Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode analitik kolerasi pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah wanita dan pria berusia > 25 tahun yang berada di Kelurahan Gumuruh Kecamatan Batununggal. Teknik pengambilan menggunkan teknik Accidental sampling. Pengumpulan data berupa formulir, kuisioner dan wawancara untuk mengkaji aktifitas fisik dan asupan purin. Untuk melihat adanya hubungan asupan purin dan akktifitas fisik terhadap asam urat menggunakan nilai p- value <0,05. Hasil yang didapatkan yaitu p-value 0,249 > α (0,05) yang berarti tidak ada hubungan asupan sumber purin dengan kadar asam urat , dan p- value 0,807 > α (0,05) yang berarti tidak ada hubungan dengan aktifitas fisik dengan kadar asam urat pada warga di Kelurahan Gumuruh Kecamatan Batununggal Bandung tahun 2018. Penelitian berikutnya perlu dilakukan untuk menyempurnakan pembahasan dan variabel penelitian
Copyrights © 2022