Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 12: Agustus 2022

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) Tbk

Yufenty Oktafiah (Universitas Merdeka Pasuruan)
Eni Erwantiningsih (Universitas Merdeka Pasuruan)
Risma Baitul Izmi (Universitas Merdeka Pasuruan)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan berdasarkan aspek keuangan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2015-2019. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menghitung masing-masing indikator pada aspek keuangan, indikator yang digunakan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : KEP-100/MBU/2002 yang terdiri dari 8 indikator yaitu : imbalan pemegang saham (return on equity), imbalan investasi (return on investment), rasio kas (cash ratio), rasio lancar (current ratio), collection periods (CP), perputaran persediaan (PP), perputaran total aset (total asset turn over), total modal sendiri terhadap total aset (TMS terhadap TA). Berdasarkan analisis yang dilakukan, pada tahun 2015 PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk memperoleh total skor 77,50 menunjukkan kondisi sehat dengan predikat A, pada tahun 2016 memperoleh total skor 57,50 menunjukkan kondisi kurang sehat dengan predikat BBB, pada tahun 2017 memperoleh total skor 53,21 menunjukkan kondisi kurang sehat dengan predikat BBB, pada tahun 2018 memperoleh total skor 32,14 menunjukkan kondisi kurang sehat dengan predikat B, pada tahun 2019 memperoleh total skor 43,21 menunjukkan kondisi kurang sehat dengan predikat BB

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...