Perilaku agresif yang sering dilakukan oleh remaja yaitu dengan menyakiti atau melukai orang lain secara fisik, verbal maupun psikologis. Perilaku agresif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah pola asuh otoriter. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pola asuh otoriter dan perilaku agresif pada siswa di salah satu SMA di Maluku Tengah. Metode pengumpulan data menggunkan skala The Aggression Questionnaire yang dikembangkan oleh Buss dan Perry (1992) dan skala pola asuh otoriter oleh Baumrind (1991). Analisis data yang digunakan berupa uji asumsi yaitu uji normalitas dan uji lineritas dengan bantuan program SPSS 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pola asuh otoriter dan perilaku agresif pada siswa SMA, yang berarti makin tinggi pola asuh otoriter maka makin tinggi perilaku agresif, dan sebaliknya. Pola asuh otoriter orang tua terhadap perilaku agresif memberikan sumbangan efektif sebesar 53,8% sedangkan 46,2% dipengaruhi oleh faktor lain.
Copyrights © 2022