Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan mengenai potensi wilayah yang dimiliki oleh desa, dengan mengambil contoh wilayah yakni Nagari Saniangbaka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Potensi yang dimiliki secara spesifik perihal alam serta kebudayaan yang dimiliki. Nagari Saniangbaka tergolong wilayah yang lengkap atas keberdaan alamnya, seperti perbukitan, sektor pertanian serta berdekatan dengan danau yang dimanfaatkan menjadi salah satu mata pencaharian yakni nelayan. Hal lainnya masih memiliki rumah adat serta pelertarian kebudayaan yang masih dijalani hingga saat ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, serta melakukan wawancara dan dokumentasi pada Nagari Saniangbaka sebagai data valid. Asset Based Community Development menjadi dasar dalam penelitian ini, masyarakat sadar akan aset yang dimiliki pada desa tersebut. Hasil penelitian yang didapat telah terbentuknya beberapa destinasi wisata dalam Nagari Saniangbaka, seperti terdapatnya wisata Seribu Ban, Paralayang dengan pemandangan danau Singkarak, air terjun yang masih alami, serta beberapa rumah adat. Namun dalam prosesnya masih memerlukan maping serta perencanaan yang matang guna mengeksplorasi desa tersebut.
Copyrights © 2022