Latar Belakang : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam World Report on Road Traffic Injury Prevention, swkitar 1,3 juta orang meninggal setiap tahunnya dikarenakan kecelakaan lalu ;intas dan jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah menjadi 1,9 juta pada tahun 2020. Tentang kecelakaan tersebut 90% nya terjadi dinegara- negara berkembang termasuk Indonesia. Cedera servikal merupakan salah satu cedera tulang belakang terbanyak pada pasien trauma. Di Amerika tahun 2008 dari 100.000 kasus cedera tulang belakang, sebanyak 67% merupakan kasus cedera servikal. Penilaian awal dilakukan berdasarkan American Spinal Cord Association (ASIA) impairment score namun prognosis outcome sering tidak diperhatikan. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan sikap dengan praktik prehospital care pasien trauma Cedera Servikal pada masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif Analitik dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross sectional. Sampel riset sebesar 98 responden, dimana responden adalah masyarakat dari Rt: 04 dan Rt.02 Desa Kedung Jaya dan menggunakan Teknik rumus adalah Isaac and Michael dalam penelitian. Analisa Univariat dan Bivariat dengan uji chi-square. Hasil : Dengan menggunakan Uji Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square di dapatkan nilai p value 0.040 < 0,05 artinya (Ha diterima dan Ho ditolak). Dari nilai tersebut maka dapat disimpulkan ada Hubungan sikap dengan praktik prehospital care pasien trauma Cedera Servikal pada masyarakat. Kesimpulan : Peneliti berharap riset ini dapat memberikan gambaran dan acuan agar adanya sikap dan pemahaman pada warga dan masyarakat dalam melakukan penanganan kepada korban kecelakaan dengan Cedera Sevikal guna meminimalisir adanya komplikasi yang berlanjut.
Copyrights © 2022