Cakalang merupakan salah satu komoditas perikanan ekspor Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi. Salah satu perairan Indonesia yang menghasilkan ikan Cakalang adalah Kawasan Indonesia Timur (KIT). Salah satu KIT yang menghasilkan ikan cakalang adalah perairan Maumere. Nelayan Maumere biasa menggunakan alat penangkap ikan jenis pancing untuk menangkap cakalang. Pancing yang digunakan adalah jenis pole and line (huhate) yang memiliki konstruksi sederhana terdiri dari Joran/bambu, benang, dan mata pancing. Walaupun alat tangkap ini memiliki konstruksi sederhana namun dapat menangkap ikan dengan nilai ekonomis tinggi. Hal tersebut yang melatarbelakangi dilakukannya pengamatan terhadap pengoperasian alat penangkap ikan jenis pole and line. Pengambilan data secara langsung dengan mengikuti kegiatan pengoperasian alat tangkap dan melakukan wawancara terhadap nelayan. Berdasarkan hasil pengamatan di lapang, diketahui bahawasanya di Maumere nelayan menggunakan alat yang terdiri dari joran, tali kelapa, tali utama, tali sekunder, tasi, timah pemberat, pembungkus timah, cincin, tali rapia, bulu ayam dan mata pancing. Kapal yang digunakan dilengkapi dengan flying deck sebagai tempat para pemancing. Operasi penangkapan ikan diawali dengan persiapan perbekalan melaut. Pengambilan umpan di nelayan bagan dan pemancingan ikan cakalang. Ikan yang tertangkap akan dibersihkan dengan disiram air laut dan disimpan di palka dengan diselimuti es balok untuk menjaga kualitas ikan hasil tangkapan.
Copyrights © 2022