pembelajaran bahasa Indonesia dalam materi menemukan nilai-nilai amanat di dalam cerpen merupakan kegiatan pembelajaran yang cukup memberikan pengalaman belajar kepada siswa. Siswa dituntut menemukan inti dari suatu cerpen untuk menjadi suatu amanat. Pembelajaran cerpen yang dilakukan di sekolah bertujuan agar siswa memiliki kemampuan dalam mengapresiasi karya sastra. Mengaplikasikan nilai-nilai sastra ke dalam kehidupan dapat lebih mudah sesuai dengan pembelajaran yang telah diperolehnya, pembelajaran cerpen bertujuan untuk belajar menghargai manusia dan nilai-nilainya. Pembelajaran cerpen diarahkan pada kemampuan siswa dalam mengungkapkan makna dan nilai positif yang terkandung dalam cerpen. Dalam observasi dan tes awal ditemukan dari 30 siswa kelas XI IPS 1 dimana hanya 6 siswa saja memiliki nilai diatas KKM, 24 siswa atau 80 persen siswa masih salah dalam menjawab nilai-nilai amanat yang terdapat di dalam cerpen. Pada siklus I hasil belajar yaitu ulangan 1 dimana 30 mahasiswa yang mengikuti ulangan dimana 16 peserta mampu memiliki nilai ulangan 75, ada 14 siswa masih memiliki nilai dibawah KKM. Sehingga bisa disimpulkan pada siklus 1 terdapat kenaikan 10 siswa yang telah lulus KKM dibandingkan hasil observasi awal yakni hanya 6 siswa saja.Tes ulangan ke 2 untuk mengetahui seberapa besar proses pembelajaran dengan menggunakan model jigsaw. Adapun tes dilaksanakan setelah materi diskusi berakhir, dimana anak-anak disuguhkan teks cerita atau cerpen untuk mencari amanat-amanat yang terkandung didalamnya. Hasil di siklus 2 ini di dapatkan 25 siswa sudah memiliki nilai 75, sedangkan 5 masih dibawah nilai KKM. Sehingga dapat diisimpulkan bahwa penerapan model Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan atau hasil belajar bahasa Indonesia khsususnya materi nilai-nilai amanat didalam cerpen.
Copyrights © 2021