Salah satu faktor yang menyebabkan anak tidak mau makan adalah praktik pemberian makan yang tidak responsif. Orang tua yang memaksa anak makan dapat menimbulkan trauma makan sehingga anak menolak untuk makan yang dapat mempengaruhi pola makan menjadi tidak teratur dan berdampak terhadap kenaikan berat badan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh video pembelajaran vicarious responsive feeding terhadap pola makan dan kenaikan berat badan pada anak usia 6-24 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi eksperimen dengan kelompok kontrol. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 28 orang kelompok intervensi dan 28 orang kelompok kontrol dengan kriteria inklusi ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan, mengkonsumsi mpasi homemade atau instan, anak tidak mengalami masalah gizi, dan ibu mampu mengoperasikan smartphone. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa edukasi menggunakan video pembelajaran vicarious praktik pemberian makan responsive ditemukan hasil yang bermakna kecil dari 0,05 terhadap pola makan anak, namun tidak bermakna terhadap kenaikan berat badan anak p0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan praktik pemberian makan yang responsive terhadap anak usia 6-24 bulan dapat mempengaruhi pola makan anak menjadi lebih baik dan dapat mempengaruhi kenaikan berat badan pada anak, sehingga praktik pemberian makan secara responsif ini dapat diterapkan pada saat pemberian MPASI
Copyrights © 2022