Pemberian ASI terkendala oleh banyak faktor, salah satunya stress karena pandemi Covid 19. Selain itu adanya penurunan produksi ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan dikarenakan kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan dalam kelancaran produksi ASI. Pijat oksitosin dapat merangsang pada reflex let down dan membantu pelepasan hormon oksitosin, sehingga ibu mendapatkan kenyamanan yang membuat produksi ASI dapat meningkat dan mengurangi stress dimasa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan one group pre and post test design dengan lembar observasi (produksi ASI), kemudian diberikan intervensi (pijat oksitosin) yang diikuti dengan evaluasi hari ke 3 menggunakan lembar observasi (produksi ASI). Hasil evaluasi ini kemudian dibandingkan dengan hasil pengukuran sebelum diberikan intervensi. Efektifitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum menunjukkan bahwa hasil uji statistik lanjut menggunakan Mcnemar Test diperoleh nilai p value = 0,000 atau p < α=0,05 yang berarti terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI. Saran bagi bidan untuk dapat membuat program penyuluhan secara daring kepada ibu post partum dan meningkatkan peran konsultasi seputar ASI melalui grup handphone sehingga pesan kesehatan bisa tersampaikan secara maksimal meskipun di masa pandemi Covid 19. Kata Kunci: pijat oksitosin, ASI, pandemi
Copyrights © 2022